Dalam percakapan bahasa Inggris, ada banyak ungkapan yang sering kita dengar tapi sulit diterjemahkan secara langsung ke bahasa Indonesia. Salah satunya adalah kata come on artinya yang memiliki banyak makna tergantung pada konteksnya. Ungkapan ini sederhana, namun sangat fleksibel dan sering muncul dalam film, lagu, dan percakapan sehari-hari. Artikel ini akan membahas arti, penggunaan, dan contoh kalimat dari kata “come on” agar kamu bisa memahami dan menggunakannya dengan percaya diri.
Arti Umum dari Kata Come On
Secara harfiah, “come on” berarti ayo atau cepatlah. Tapi, makna sebenarnya bisa berubah tergantung pada intonasi, situasi, dan siapa yang mengucapkannya. Ini yang membuat kata come on artinya tidak hanya satu, melainkan bisa bermacam-macam. Dalam konteks tertentu, ungkapan ini bisa berarti ajakan, dorongan, rasa kesal, hingga godaan.
Menurut beberapa ahli linguistik, frasa “come on” termasuk dalam kategori phrasal verb dan interjection. Artinya, ia bisa digunakan baik sebagai kata kerja maupun ungkapan ekspresif. Itulah sebabnya penggunaannya sangat luas.
Makna dan Penggunaan Kata Come On Berdasarkan Konteks
Untuk memahami kata come on artinya, kamu perlu melihat bagaimana frasa ini digunakan dalam kalimat. Berikut beberapa makna dan situasi penggunaannya:
1. Ajak atau Dorongan
Ketika seseorang ingin mengajak atau mendorong orang lain untuk melakukan sesuatu, mereka sering menggunakan “come on”.
Contoh:
- Come on, let’s go! → Ayo, kita pergi!
- Come on, you can do it! → Ayo, kamu pasti bisa!
Dalam konteks ini, “come on” menunjukkan semangat dan dorongan positif. Biasanya digunakan dengan nada suara ramah atau antusias.
2. Ekspresi Ketidaksabaran
Kadang, orang menggunakan “come on” untuk mengekspresikan rasa jengkel atau tidak sabar.
Contoh:
- Oh, come on! We’ve been waiting for hours! → Ah, ayolah! Kita sudah menunggu berjam-jam!
- Come on, that’s not fair! → Ayo dong, itu nggak adil!
Nada suaranya cenderung lebih keras atau tegas. Dalam hal ini, kata come on artinya bisa disamakan dengan “ayo lah” dalam bahasa Indonesia.
3. Ekspresi Ketidakpercayaan
Ungkapan ini juga bisa menunjukkan rasa tidak percaya terhadap sesuatu yang dikatakan orang lain.
Contoh:
- Come on, you’re kidding me! → Ah, masa sih? Kamu bercanda kan?
- Come on, that can’t be true! → Ayolah, itu nggak mungkin benar!
Makna ini sering muncul dalam percakapan santai, terutama saat seseorang mendengar sesuatu yang sulit dipercaya.
4. Godaan atau Rayuan
Dalam konteks romantis, “come on” bisa menjadi bentuk godaan atau ajakan halus.
Contoh:
- Come on, give me a smile. → Ayo dong, senyum sedikit.
- Come on, don’t be shy. → Ayolah, jangan malu.
Intonasinya lembut dan terdengar menggoda. Di sini, kata come on artinya bisa bermakna ajakan dengan nuansa emosional.
5. Untuk Menenangkan Seseorang
“Come on” juga bisa digunakan untuk menenangkan seseorang yang marah atau sedih.
Contoh:
- Come on, don’t cry. → Ayo, jangan nangis.
- Come on, it’s going to be okay. → Ayolah, semuanya akan baik-baik saja.
Penggunaan ini menunjukkan empati dan dukungan emosional.
Contoh Kalimat “Come On” dalam Berbagai Situasi
Agar lebih mudah memahami kata come on artinya, berikut beberapa contoh tambahan dalam berbagai situasi:
| Situasi | Kalimat Bahasa Inggris | Arti Bahasa Indonesia |
|---|---|---|
| Ajakan | Come on, join us! | Ayo, ikut kami! |
| Ketidaksabaran | Come on, hurry up! | Cepatlah! |
| Ketidakpercayaan | Come on, really? | Ah, masa sih? |
| Rayuan | Come on, don’t be like that. | Ayo dong, jangan gitu. |
| Menenangkan | Come on, everything will be fine. | Ayolah, semuanya akan baik-baik saja. |
Dari tabel ini, kamu bisa melihat bahwa makna “come on” sangat bergantung pada konteks dan ekspresi pembicara.
Kesalahan Umum Saat Mengartikan Kata Come On
Banyak pelajar bahasa Inggris sering menerjemahkan kata come on artinya hanya sebagai “ayo”. Padahal, terjemahan itu tidak selalu tepat.
Misalnya, dalam kalimat Come on, you’re better than this!, jika diterjemahkan langsung menjadi “Ayo, kamu lebih baik dari ini!” terdengar janggal. Terjemahan yang lebih alami adalah “Ayo dong, kamu pasti bisa lebih baik lagi!”
Selain itu, ada juga kesalahan dalam pengucapan. Banyak orang membaca come on dengan bunyi yang terlalu terpisah. Padahal, secara alami orang Inggris mengucapkannya seperti “c’mon”. Jadi, sebaiknya biasakan pengucapan yang lebih alami agar terdengar fasih.
Cara Menggunakan “Come On” dengan Benar
Agar kamu bisa menggunakan ungkapan ini secara tepat, ikuti beberapa tips berikut:
1. Perhatikan Nada Suara
Nada sangat menentukan makna. Ucapkan dengan nada lembut saat menenangkan, atau dengan semangat saat mendorong.
2. Gunakan dalam Percakapan Informal
Ungkapan ini tidak cocok untuk situasi formal seperti rapat bisnis atau email profesional. Gunakan dalam konteks santai.
3. Pelajari dari Film atau Lagu
Coba dengarkan film atau lagu berbahasa Inggris. Misalnya lagu klasik The Rolling Stones yang berjudul Come On. Dari sana, kamu bisa belajar kapan dan bagaimana ungkapan ini digunakan.
Opini dan Pandangan Ahli Bahasa
Menurut ahli bahasa dari Cambridge Dictionary, “come on” termasuk multi-purpose phrase yang memiliki fungsi ekspresif kuat dalam percakapan. Saya pribadi setuju dengan pandangan ini karena ungkapan ini bisa menyampaikan emosi hanya lewat intonasi. Penguasaan “come on” membantu pembelajar bahasa Inggris terdengar lebih natural dan percaya diri.
Sinonim dari “Come On”
Untuk memperluas kosakata, berikut beberapa sinonim yang bisa digunakan sesuai konteks:
- Hurry up → Cepatlah
- Let’s go → Ayo pergi
- Cheer up → Semangat
- Don’t be silly → Jangan konyol
Namun, tidak semua sinonim bisa menggantikan “come on” secara sempurna. Jadi, penting memahami konteks penggunaannya.
Kesimpulan
Setelah memahami berbagai konteksnya, kini kamu tahu bahwa kata come on artinya tidak sesederhana “ayo”. Ungkapan ini bisa berarti ajakan, dorongan, ketidaksabaran, ketidakpercayaan, hingga godaan — tergantung bagaimana dan kapan diucapkan. Jadi, perhatikan konteks dan nada suara agar penggunaannya terasa alami.
Belajar memahami ekspresi seperti “come on” akan membantu kamu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan lebih ekspresif dan alami. Mulailah dengan memperhatikan cara penutur asli menggunakannya dalam film atau lagu, lalu praktikkan dalam percakapan sehari-hari.










Leave a Reply